SOSIAL

Sabtu, 08/06/2013, 05:09
Pendaki Gunung Semeru Tewas di Tengah Pendakian

SOSIAL Pendaki Gunung, Gunung Semeru
 

pendaki-gunung-semeru-tewas-di-tengah-pendakian Ilustrasi/ist
BERITA TERKAIT
 
Seorang pendaki yang bernama Bakuh Subagio (56) asal Kabupaten Gresik, Jawa Timur, meninggal dunia saat melakukan pendakian di Gunung Semeru yang memiliki ketinggian 3.676 meter di atas permukaan laut.

"Pendaki sempat dibawa ke Rumah Sakit Sumber Sentosa di Tumpang-Malang, namun nyawanya tidak tertolong, dan hasil diagnosa dokter menyatakan korban meninggal karena serangan jantung," kata Kepala Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) Ayu Dewi Utari, saat dihubungi dari Lumajang, Jumat (7/6).

Menurut dia, Bakuh bersama rombongan pendaki asal Gresik sebanyak 32 orang, meminta izin melakukan pendakian dengan melapor ke petugas Pos Ranu Pani pada Kamis (6/6) pukul 10.00 WIB, namun korban tiba-tiba merasakan kesakitan saat tiba di Pos 1 jalur pendakian Semeru.

"Sebagian besar rombongan mereka sudah berjalan lebih dulu menuju Pos 2 jalur pendakian Semeru dan korban hanya ditemani enam orang saat tiba di Pos 1, sehingga korban langsung dievakuasi menuju Pos Ranu Pani sekitar pukul 15.00 WIB," paparnya.

Korban Bakuh langsung dilarikan ke Rumah Sakit terdekat yang berada di kawasan Tumpang-Malang, namun korban dinyatakan meninggal dunia oleh dokter RS setempat akibat serangan jantung.

"Korban tidak berterus terang dan menyampaikan kepada petugas TNBTS di Pos Ranu Pani kalau memiliki riwayat penyakit jantung, karena pendakian ke Semeru harus memiliki fisik yang prima," tuturnya. (ae/an)

Berita Terbaru

Real Madrid Masih Berjaya di Puncak Klasemen
Hasil-hasil pertandingan dan klasemen Liga Spanyol pada Minggu (23/11/2014):

Hari Ini, Ahok Teken Pergub Kenaikan Tarif Angkot
Sekda DKI Jakarta, Saefullah, mengaku menyetujui usulan kenaikan tarif hasil kesepakatan dari Dinas Perhubungan, Organisasi Angkutan Daerah (Organda), dan Dewan Transportasi Kota Jakarta.

Pengamat: HM Prasetyo Mesti Berani Restorasi Kejaksaan
"Jika dia tak mampu melakukan perubahan dalam pemberantasan korupsi, lebih baik kejaksaan tanpa Jaksa Agung."

Waspada! 21 Persen Makanan di Jakarta Tidak Layak Konsumsi
Kepala BBPOM DKI, Dewi Prawitasari mengatakan,perngecekan terhadap 31 pasar itu dilakukan sejak Januari hingga Oktober 2014.

Timnas Indonesia Siap 100 Persen
Jumat petang Firman Utina dan kawan-kawan hanya melakukan latihan ringan selama satu jam.