SOSIAL

Senin, 12/11/2012, 17:28
Wanita Tewas dengan Mulut Berbusa di Kamar Hotel di Penjaringan

SOSIAL mayat
 

wanita-tewas-dengan-mulut-berbusa-di-kamar-hotel-di-penjaringan ilustrasi
 
Seorang wanita ditemukan meninggal dunia di Hotel Pondok Kencana Indah (PIK), Pejagalan, Penjaringan, Jakarta Utara, Senin (12/11/2012) dini hari.

Korban bernama Kristanti (38 tahun),  warga Lippo Karawaci, Tangerang, ditemukan oleh petugas hotel dalam keadaan sudah tidak bernyawa di kamar nomor 71, sekitar pukul 01:30 WIB.

Kristanti baru diketahui tewas dalam keadaan telentang dan terbujur kaku dengan pakaian lengkap setelah pelayan hotel hendak mengantarkan minuman ke dalam kamar korban.

Hingga kini, belum diketahui penyebab meninggalnya Kristanti. Namun, dari mulut perempuan paruh baya itu keluar busa putih.

"Belum bisa pastikan penyebab korban meninggal. Dari identifikasi awal tidak ditemukan tanda-tanda penganiayaan di tubuhnya. Saat ini kami masih menunggu hasil otopsi dari pihak RSCM," kata Kapolsektro Penjaringan, AKBP Aris Syahbudin, saat dihubungi wartawan, Senin (12/11/2012).

Aris menambahkan, saat ini polisi masih melakukan penyelidikan dan pengamanan terhadap beberapa barang pribadi milik Kristanti yang ditemukan di kamar hotel. Polisi juga masih menelusuri siapa orang yang terlihat bersama Kristanti terakhir kali.

"Kami masih telusuri, korban juga saat check in bersama temannya ke dalam hotel," kata Aris. (aks)

Berita Terbaru

Rencana Keluarkan Perppu, SBY Menuai 'Cibiran'
"RUU ini gagasan beliau (SBY). Mendagri mewakili beliau. Masa beliau mau batalkan produk beliau sendiri,"

Tarik Dukungan, Jokowi Imingi Kursi Menteri ke KMP
"Kami (PKS) juga dihubungi untuk duduk di kursi Menteri. Kursi itu jangan diobral ke KMP,"

Ashanty Tak Dampingi Anang Dilantik Jadi Anggota DPR
"Latar belakang saya di bidang seni akan sangat membantu bekerja di komisi X"

Pelaku Bisnis Seks Via BBM dan WA Dibekuk Polisi
"Foto yang disebarkan mulai dari wanita yang berpose semi bugil atau hingga bugil. Pasaran harganya sekitar Rp5 juta sampai Rp25 juta,"

Politisi PKS Yakin DPR Bakal Tolak Perppu Pilkada
"Secara prinsip kami menghormati hak konstitusi presiden. Namun, Perppu harusnya dikeluarkan dalam keadaan genting,"