POLITIK

Kamis, 14/06/2012, 11:00
Suriah Pamer Kekuatan Militer

POLITIK konflik suriah
 

suriah-pamer-kekuatan-militer illustasi
 
Saat masyarakat internasional masih tak mampu mencapai konsensus untuk mewujudkan penyelesaian bagi sengketa di Suriah, pemerintah Suriah tampaknya telah "mempetieskan" semua saran dari luar dan memilih caranya sendiri.

Pemerintah di Damaskus memamerkan kekuatan militer guna mengakhiri krisis yang berlarut untuk selamanya. Sejak awal krisis 16-bulan, pemerintah Suriah telah berulang-kali menjelaskan bahwa Damaskus ingin menyelesaikan secara cepat dan selamanya percekcokan dengan gerakan antipemerintah, yang berawal dalam bentuk protes damai tapi berkembang jadi pemberontakan bersenjata dan bergelimang darah.

Pemerintah Suriah menyatakan selama ini tak mengambil pilihan militer karena khawatir terhadap keselamatan warga sipil saat orang yang diduga bersenjata dilaporkan bersembunyi di antara warga sipil di daerah permukiman di kota bergolak di seluruh negeri tersebut. Pemerintah Suriah juga menyatakan memberi kesempatan bagi penyelesaian politik.

Namun, peningkatan aksi kekerasan dan upaya oleh apa yang disebut tenggara Suriah Baru untuk membawa pertempuran ke kubu utama Presiden Bashar al-Assad telah menjadi tonggak sejarah dalam krisis Suriah.

Pamer kekuatan itu dilancarkan pada Jumat (8/6), saat pertempuran paling sengit meletus antara militer Suriah dan gerilyawan di sebagian jalan di ibu kota Suriah, Damaskus, dan sekitarnya. Militer Suriah diduga memerangi petempur Tentara Suriah bebas yang telah berusaha melancarkan serangan serentak terhadap beberapa pos pemeriksaan militer di Damaskus.

Hari berikutnya, media lokal melaporkan militer Suriah "mengguncang tempat berpijak pria bersenjata" dan kematian puluhan gerilyawan.

Pamer kekuatan militer tersebut belakangan meluas ke beberapa bagian bergolak di Suriah utara, di tengah konfirmasi setiap hari bahwa daerah itu telah dibersihkan dari "teroris" satu demi satu dan militer telah merebut kendali dari tangan gerilyawan.(Ant/kk)

Belum Ada Komentar Buat Berita Ini

Kirim Komentar Anda


Komentar

Berita Terbaru

Kasus Arsyad, Media Sosial dan Pencitraan
Kasus Muhammad Arsyad bakal dijadikan moment bagi Jokowi untuk menaikkan citranya, menjelang kenaikan harga BBM.

Suryadharma Ali: Mari Rapatkan Barisan untuk Tujuan Bersama
Selamat muktamar dan menghasilkan hasil yang membanggakan untuk Indonesia ke depan

Masyarakat Inginkan Reshuffle Kabinet, Jika..
Penilaian positif atas kabinet Jokowi lebih banyak dipengaruhi oleh kepercayaan publik atas pribadi dan perilaku Jokowi itu sendiri.

Teuku Riefky Harsya, Ketua Komisi X DPR RI
Keputusan tersebut diambil dalam rapat pemilihan dan penetapan pimpinan Komisi X yang dipimpin oleh Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah.

Madrid Bekuk Cornella 4-1
Real Madrid menang 4-1 atas UD Cornella pada pertandingan pertama Copa del Rey putaran keempat yang dimainkan pada Kamis (30/10/2014) WIB.