POLITIK

Senin, 09/04/2012, 20:01
Situasi Aceh Aman Pasca Pilkada

POLITIK Pilkada
 

situasi-aceh-aman-pasca-pilkada Ist
 
Situasi keamanan di Provinsi Aceh tetap kondusif pada hari pemungutan suara pemilihan kepala daerah provinsi, kabupaten, dan kota, Senin (9/4/2012).

Kabid Humas Polda Aceh Kombes (Pol) Gustav Leo di Banda Aceh, Senin (9/4/2012) malam, mengatakan, tidak ada insiden yang menonjol sepanjang pemungutan suara pilkada di 23 kabupaten dan kota di provinsi ini.

"Laporan hingga pukul 18.00 WIB berjalan lancar, aman dan situasi keamanan di seluruh Aceh terkendali. Masyarakat mendatangi tempat pemungutan suara dan memilih," kata dia.

Ia juga menjelaskan, aparat kepolisian yang ditempatkan khususnya di TPS mengamankan jalannya proses pemilihan kepala daerah di gampong-gampong di provinsi ujung paling barat Indonesia ini.

"Proses pemilihan sudah berjalan lancar, kami juga memberi pengamanan pada jalannya distribusi hasil pemungutan suara dari TPS ke kecamatan (PPK) yang selanjutnya ke Komisi Independen Pemilihan (KIP) di kabupaten dan kota di Aceh," katanya menjelaskan.

Gustav Leo menambahkan, jajaran kepolisian juga mengucapkan terima kasih kepada masyarakat dan para kandidat yang telah bersama-sama menjadi situasi keamanan di daerah ini.

Sementara itu pihak kepolisian menetapkan sejumlah daerah termasuk kategori rawan seperti Kabupaten Pidie, Bireuen, Aceh Utara, Lhokseumawe dan Aceh Timur. Untuk daerah itu dilakukan pengamanan lebih dari pihak kepolisian yang dibantu TNI.

Gustav Leo juga menyebutkan bahwa untuk TPS daerah lain dilakukan pengamanan secara normal dan standar.

Sementara itu, informasi lain yang dihimpun media center "Seuramoe" Pemerintah Aceh menyebutkan adanya sejumlah pelanggaran pilkada ditemukan tim Bawaslu Pusat maupun Bawaslu Kota Banda Aceh pada hari pemungutan suara. (Fat/At)

Berita Terbaru

Vettel Juara GP Australia
"Hari ini sangat indah. Terima kasih semuanya,"

Polres Jakbar Telusuri Kasus Narkoba Ridho Rhoma
Saat digeledah di mobilnya kami temukan satu paket shabu seberat 0,76 gram

Susanto, Pemilik 30 Kilogram Shabu Dituntut Mati
Pekerjaan terdakwa, termasuk jaringan Internasional (antar Negara) dan bertentangan dengan program pemerintah Indonesia

Jamu Valencia, Peluang Barca Raih Poin Penuh
Kemenangan jadi kewajiban untuk kami, guna menjaga potensi untuk menelikung Madrid di klasemen

Menerima Shabu 500 Gram, Juwita Divonis Penjara 12 Tahun
"Terima kasih Bapak Hakim. Saya menerima putusan 12 tahun penjara ini,"