SOSIAL

Kamis, 06/10/2011, 06:12
Polisi Selidiki Video Mesum Pelajar Madiun

SOSIAL Mesum
 

polisi-selidiki-video-mesum-pelajar-madiun--- ist/Int
 
Kepolisian Resor Madiun Kota, Jawa Timur tengah menyelidiki kasus video asusila yang diduga melibatkan pelajar sekolah di kota setempat dan beredar luas masyarakat sejak beberapa hari terakhir.

Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Madiun Kota Ajun Komisaris Polisi Eko Rudianto mengatakan, pihaknya sudah mendapatkan laporan mengenai peredaran video asusila tersebut dan berupaya melacak pelakunya.

"Kasus ini sedang ditangani dan anggota kami sedang melakukan proses penyelidikan di lapangan, termasuk menghubungi pihak sekolah yang siswanya diduga terlibat," katanya.

Eko Rudianto mengaku prihatin peredaran video asusila pelajar tersebut, apalagi adegannya dilakukan di tempat umum.

"Untuk menjerat pelaku dengan undang-undang pornografi, tentu tidak mudah karena pelaku di video itu tidak vulgar dan hanya sedang berpangkuan," kata Eko.

Menurut informasi yang diperoleh wartawan, video asusila berdurasi 12 menit 50 detik itu, dilakukan dua pelajar yang masih berseragam sekolah di salah satu bilik warung internet di Kota Madiun.

"Videonya sudah beredar di kalangan pelajar dan mahasiswa Kota Madiun melalui telepon seluler," ujar salah satu mahasiswa perguruan tinggi swasta di Kota Madiun, Riski Paulina.

Dari seragam yang dikenakan, pelaku laki-laki di video asusila itu adalah siswa salah satu sekolah mennegah kejuruan negeri (SMKN) negeri di Kota Madiun, sedangkan pelaku perempuan merupakan siswi SMAN di kota yang sama. (Aef/At)

Berita Terbaru

Kristen Stewart Jalin Hubungan dengan Sesama Jenis
Saat saya berpacaran dengan pria, saya menyembunyikan segalanya karena semua hal pribadi jadi trivia

Ini Menteri Baru Kabinet Kerja Jokowi-JK
Pejabat baru ini, langsung dilantik Presiden Jokowi pada pukul 14.00 WIB di Istana Negara, dan selanjutknya langsung bekerja.

Aniaya Pembantu, Putra Mantan Wapres Cuma Dituntut 2 Tahun
Dakwaan primer Pasal 90 KUHP tentang luka berat, menurut JPU Wahyu, tidak terbukti dan tidak terpenuhi.

NU dan Muhammadiyah Sepakat Menolak Radikalisme
“Kami ‎menghimbau agar masyarakat Indonesia tidak terpancing dengan upaya-upaya provokasi."{

Bupati Barru Titip Harapan ke Perantau
Selamat berkumpul bersama keluarga. Idi silessurengku sibawa anak-anakku yang balik ke tanah rantau, salama'ki lettu kampongna tauwwe