SOSIAL

Senin, 03/10/2011, 17:44
PNS Selingkuh Diserahkan ke Pihak Kepolisian

SOSIAL PNS
 

pns-selingkuh-diserahkan-ke-pihak-kepolisian--- ist/Int
 
Bupati Landak Adrianus Asia Sidot menyerahkan sepenuhnya kasus oknum CPNS bidan dan PNS perawat yang diduga berselingkuh kepada pihak kepolisian setempat. "Mengingat kasus tersebut sudah ditangani pihak Polres Landak, jadi akan kita lihat apa hasil dari pihak kepolisian. Kita sendiri juga akan memberi sanksi, cuma saya belum mau mengatakan apa sanksi yang akan diterima mereka berdua," kata Adrianus di Ngabang, Senin (3/10/2011).

Ia menegaskan, tim yang akan menjatuhkan hukuman ini belum bersidang karena masih menunggu hasil pemeriksan dari pihak kepolisian. Ia mengaku sudah sering dalam setiap ada rapat atau pidato resmi selalu mengingatkan PNS ataupun CPNS untuk tidak berbuat asusila.

"Saya nilai oknum ini, kata orang Jawa bilang, 'ndablek', tidak mau dengar. Ini artinya nilainya bisa dua kali lipat dari biasa, beda halnya jika saya tidak pernah bicara masalah moral, makanya biasanya tindakan itu dihukum sangat berat. Bisa dengan pembatalan CPNS dan PNS bisa penurunan pangkat, bahkan bisa dipecat, bisa juga penundaan status 1-3 tahun," tegas Adrianus.

Sementara Kepala Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Pelatihan Kabupaten Landak, Marcos Lahiran menyatakan, pihaknya sudah membuat satu tim yang dinamakan tim Penjatuhan Disiplin Pegawai (PDP) yang diketuai langsung Sekda Landak. "Sejauh ini kami belum mendapat laporan dari Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Landak seberapa jauh kasus ini ditanggapi. Selanjutnya akan ada proses dan telaah staf kepada bupati. Nanti dari hasil itu kita minta menurunkan inspektorat dari kabupaten untuk memeriksa pegawai yang bersangkutan baik yang CPNS maupun yang PNS," tegas Marcos Lahiran.

Seperti diketahui, pada 27 September 2011, Kepolisian Sektor Air Besar Kabupaten Landak menggrebek oknum bidan HY (23) dan perawat Hd (32) di Puskesmas Serimbu Kecamatan Air Besar yang diduga berselingkuh. Suami HY yang merupakan anggota Polri di Polsek Air Besar itu yang melaporkan tindakan istrinya tersebut. HY sendiri masih bertatus bidan CPNS, dan tidak berkutik ketika polisi menggrebek rumah dinas Puskesmas. (Aef/At)

Berita Terbaru

Thailand Juara AFF 2014
Hasil itu menjadikan Thailand unggul agregat 4-3, karena pada final laga pertama di Bangkok, 17 Desember Thailand menang atas Malaysia 2-0.

2015, Pajak Progresif Kendaraan Bermotor di Jakarta Naik
Pajak kendaraan bermotor di wilayah DKI Jakarta mulai Januari 2015 akan mengalami kenaikan tarif progresif, yang tadinya 1,5 persen menjadi 2 persen.

Harga Daging Sapi Mulai Naik
Di Pasar Kramatjati beberapa pedagang daging sapi mengakui jika permintaan warga sudah meningkat sejak empat hari lalu sehingga ada kenaikan omzet.

Jokowi Kunker ke Kupang
Presiden Joko Widodo tiba di Kupang, Jumat (19/12/2014) malam, sekitar pukul 21.30 WITA

Wagub DKI Galakkan Kerja Bakti
Salah satu kesepakatan yang dihasilkan dalam rakor kali ini mengenai kerja bakti yang akan digalakkan setiap Jumat dan Minggu untuk mengantisipasi banjir.