HIBURAN

Minggu, 11/09/2011, 09:18
Vokalis Boomerang Luncurkan Album Solo

HIBURAN Musik
 

vokalis-boomerang-luncurkan-album-solo Vokalis Boomerang, Roy, Foto : Internet
 
Vokalis Boomerang, Roy berniat membikin album solo bersama grup band barunya yang sudah dibentuk.

"Saya sedang menyiapkan album baru solo dan segera akan diluncurkan dalam waktu dekat ini," kata Roy Bomerang dalam jumpa persnya jelang acara malam hiburan pesta rakyat rakyat simpedes Bank BRI Mamuju, Sabtu (10/9/2011).

Ia mengatakan, dirinya membuat album solo bersama dengan grup band yang baru dibentuknya belum lama ini.

Personel group bandnya itu kata Roy, adalah Leo dan Edie Egan yang bermain gitar, Argo pada bas dan Angga yang memainkan drum.

Roy mengatakan, grup band yang dibentuknya itu adalah grup band yang personelnya cukup berbakat dan berpengalaman di dunia musik dan sudah bermain dimana-mana, mereka berasal dari Kota Bandung.

"Saya bersyukur mereka menerima tawaran saya untuk bermusik bersama untuk menghibur masyarakat Indonesia," katanya.

Menurut dia, meski merilis album baru dia dan grup band lamanya Boomerang tidak pernah vakum dalam bermusik untuk menghibur penggemar musik rock di tanah air.

"Pada tahun 2009 Boomerang meluncurkan album baru "Suara Jalanan" itu buktinya kami tidak vakum karena kami ingin tetap menghibur penggemar kami, karena kami punya penggemar sendiri yang tidak pernah hilang "Rock Never Dies," katanya. (Aef/At)

Berita Terbaru

Pekerja Seksual yang Tewas Dibunuh di Dunia
Jack The Ripper membunuh belasan pekerja seks komersial London, dan semua korbannya... berambut pirang

Apple Watch Mulai di Jual di Asia
Apple mengatakan arloji pintar ini akan tersambung secara nirkabel ke iPhone pengguna dan menjadi interface

Uji Konsentrasi dengan Mindwave Vending Machine
Melalui program #AdaAQUA Mindwave Venting Machine kami berharap dapat meningkatkan

Bertemu Bayern Munchen, Guardiola 'Cemas'
Satu laga lain di babak empat besar ini mempertemukan Juventus-Real Madrid

Ada 10 Kepala Negara Tidak Ikut ke Bandung
Sepuluh kepala negara dan pemerintahan negara Asia-Afrika tidak dapat mengikuti kegiatan napak tilas di Jalan Asia Afrika, Bandung, dalam peringatan 60 tahun Konferensi Asia Afrika (KAA).