SOSIAL

Minggu, 22/05/2011, 14:22
Balada Cinta Seorang Janda di Cisarua dan BSD Menjadi PSK

SOSIAL psk
 

balada-cinta-seorang-janda-di-cisarua-dan-bsd-menjadi-psk ilustrasi - Istimewa
 
Nasib IR (27) warga di Cisarua Bogor harus rela menceburkan dirinya ke dunia lembah hitam yakni berprofesi sebagai wanita penghibur.

Seperti dikatakan, Minggu (22/5/2011) dirinya mengaku terjun menjadi wanita penghibur dikarenakan terpaksa, sebab setelah bercerai dari suaminya yang bekerja menjadi tenaga lepas tidak mencukupi kebutuhan sehari-hari.

"Terpaksa, setelah berpisah dan harus mencukupi kebutuhan anak, apalagi sekarang sudah sekolah," katanya di Cisarua.

Balada cintanya yang kandas karena faktor ekonomi tersebut, memang disayangkan sebab selama menjadi wanita penghibur, dirinya sering di remehkan oleh para lelaki hidung belang,"Yah kadang sama sering sih dianggap remeh, mungkin sudah nasib, tapi saya juga harus lepas dari jeratan seperti ini," ungkapnya.

Sama halnya dengan IR, WK (25) tahun harus menjadi tenaga panti pijet plus-plus di sebuah kawasan BSD, Tangsel.

"Habis bagaimana lagi, kalau seperti ini kan bisa cepet dapat duitnya buat anak saya yang masih kecil," tutur wanita asal Sukabumi tersebut.

Setelah proses perceraian dengan suaminya pada dua tahun lalu, dirinya bingung dan akhirnya terjun menjadi pekerja plus-plus.(ga/doy/kum)

Berita Terbaru

Sembako Naik, Operasi Pasar Digelar
Hal ini untuk menekan melambungnya harga beberapa kebutuhan pokok pasca kenaikkan harga bahan bakar minyak (BBM).

KJP per-Siswa di Jakarta Akan Ditambah Tahun Depan
Saat ini Dinas Pendidikan DKI Jakarta tengah menghitung kenaikan besaran nilai yang akan diberikan kepada siswa ibu kota yang membutuhkan bantuan tersebut.

Madrid Menang Atas Basel 1-0
Meski kalah, Basel masih dapat lolos ke putaran 16 besar jika mereka menghindari kekalahan dari tuan rumah Liverpool pada pertandingan terakhirnya.

Tahun Depan, Pencairan KJP Gunakan E-Money
Dengan sistem itu, siswa tidak lagi mencairkan uang lewat ATM, tapi tinggal mendebet di mana pun ia membeli keperluan sekolah.

Angka Kekerasan Terhadap Anak di Jaktim Tinggi
Yakni 94 kasus kekerasan fisik, 12 kasus kekerasan psikis dan 459 kasus kekerasan seksual.