SOSIAL

Kamis, 13/01/2011, 20:41
Putri Politikus Afghanistan Jadi Korban Pemerkosaan Tentara Amerika

SOSIAL Mesum
 

 
Tentara Amerika telah dilaporkan memperkosa beberapa gadis Afghanistan dan perempuan, termasuk putri seorang politikus Afghanistan, di provinsi Farah di Afghanistan barat daya.

Dari informasi yang didapat, mengatakan Rabu (12/1/2011) bahwa pasukan Amerika mengendarai kendaraan lima Toyota Hiace membawa beberapa wanita Afghanistan dan anak perempuan ke pangkalan militer di provinsi Farah, yang dilaporkan pada media.

Putri seorang politikus terkenal Afghanistan meninggal karena luka-luka setelah diperkosa, laporan tersebut menambahkan.

Dua korban lainnya dievakuasi ke rumah sakit terdekat untuk dirawat karena luka-luka serius yang mereka derita setelah pemerkosaan.

Sejak invasi pimpinan Amerika di Afghanistan pada tahun 2001, perang telah menyebabkan kematian ribuan warga sipil Afghanistan langsung dari aksi militer pemberontak dan asing.

Puluhan ribu warga sipil Afghanistan dilaporkan telah kehilangan nyawa mereka sebagai konsekuensi dari perpindahan, kelaparan, penyakit, paparan, kurangnya medis, perawatan kejahatan dan pelanggaran hukum akibat perang.

Menteri Dalam Negeri Afghanistan Zemarai Bashary mengatakan dalam sebuah laporan baru-baru ini bahwa 2010 ini telah menjadi tahun paling mematikan bagi warga sipil di negara yang dilanda perang sejak tahun 2001.

Afghanistan menjadi lebih marah atas jumlah yang tampaknya tak berujung Serangan udara pimpinan AS dan operasi darat di berbagai bagian negeri.(Irf/Ool)

Berita Terbaru

Muenchen Vs Roma, Guardiola Yakin Menang
"Saat ini, kami bermain lebih baik di babak yang sama dibanding musim lalu,"

Pengamat: Nasib Jokowi Bisa Berakhir Tragis
"Jadi bukan tak mungkin, sekarang dia dipuja-puja, nanti di caci maki,"

Frustasi Sakit Tak Sembuh, Kakek 78 Tahun Lompat dari Lantai 15
"Korban langsung tewas dengan luka parah di bagian kepalanya,”

Jika Perppu Pilkada Ditolak DPR, Reputasi SBY Bisa Merosot
"Baik atau buruknya kinerja SBY selama 10 tahun di bidang politik dan demokrasi, tergantung dari nasib Perppu Pilkada langsung,"

Hanya Kelelahan, JK Bantah Sakit
Jusuf Kalla mengaku memang merasa letih setelah bersama Jokowi naik kereta kuda seusai pelantikan presiden dan wakil presiden di Gedung MPR.