EKONOMI

Rabu, 20 Mei 2009, 16:30
Pengawas Diskertrans DKI Kekurangan Alat

EKONOMI tenaga kerja
 

 
Petugas pengawas keselamatan Dinas Kertrans DKI Jakarta, sampai saat ini tidak memiliki peralatan yang cukup memadai untuk melaksanakan tugas.

Untuk pengadaan alat-alat kecil seperti helm pengaman, baju pengaman, sepatu boot dan masker, memang belum dianggarkan. "Selama ini kami terpaksa meminjam dari perusahaan atau membeli secara swadaya," jelas Kepala Dinas Kertrans DKI Jakarta, Deded Suhendar, Rabu (20/5) di Balaikota.

Deded mengaku, selain peralatan kecil tersebut, para pengawas juga memerlukan alat uji keselamatan lain, misalnya alat uji listrik, alat uji ketebalan material, gandola dan alat ukur cahaya.

Sementara itu Kasubdis Pengawasan Dinas Kestrans mengatakan, anggaran pengadaan alat tersebut diajukan ke kas daerah, namun selama ini memang tidak dianggarkan dalam APBD karena dinilai bukan prioritas.

"Tahun depan kami ajukan kembali dengan usulan besaran sekitar Rp500 juta," jelasnya.

Berdasarkan data Dinas Kertrans, saat ini di Jakarta ada sekitar 31 ribu perusahaan. Sementara petugas pengawas yang dimiliki  hanya 91 pegawai. "Bayangkan pegawai yang ditunjang alat kerja harus mengawasi 31 ribu perusahaan," keluh Deded. (Lia) 

Belum Ada Komentar Buat Berita Ini

Kirim Komentar Anda


Komentar

Berita Terbaru

Dua BUMD Ditunjuk untuk Bangun LRT
Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama menunjuk dua Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) DKI untuk merealisasikan pembangunan sarana transportasi massal Light Rail Transit (LRT) di Jakarta.

Gasak Paraguay 6-1, Argentina ke Final
Argentina menantang tuan rumah Cile di final Piala Amerika usai berpesta gol 6-1 ke gawang Paraguay pada semifinal Piala Amerika 2015

Rusak Mesin, Pesawat Hercules Jatuh Timpa Ruko
Hingga menjelang Maghrib, tercatat sebanyak 49 korban berhasil dievakuasi petugas SAR gabungan.

Tipu Megawati Rp2 Miliar, Divonis 5 Bulan
Vonis yang dijatuhkan kepada Sony Sulaeman jauh lebih ringan jika ditengok dari ancaman hukuman maksimal dalam Pasal 263 KUHP dan Pasal 49 ayat (1) UU Perbankan.

Jelang Lebaran, Polda Metro Jaya Bentuk Tim Anti Copet
Kepolisian Daerah Metropolitan Jakarta Raya (Polda Metro Jaya) membentuk tim anticopet menghadapi musim arus mudik dan balik Lebaran 2015.