KUNILER

Rabu, 22 Oktober 2008, 11:37
Tips Membuat Kaldu Ikan Agar Tidak Bau Amis

KUNILER resep
 

 
Ikan merupakan sumber nitrisi terbaik dan dikategorikan sbagai menu sehat dengan kandungan yang sempurna.

Namun terkadang rasa bau amis yang terdapat pada ikan membuat kita segan untuk menyantapnya, belum lagi kerap bau lumpur, hal tersebut dapat teratasi jika dalam pengolahannya tepat dan benar.

Misalnya untuk menghilangkan bau lumpur pada ikan buang insangnya sampai benar-benar bersih, dan cara lain yaitu dengan menggoreng ikan yang telah dibersihkan, kemudian masukkan sepotong kulit roti tawar kedalam minyak, dijamin bau lumpur dapat hilang.

Saat membersihkan ikan, kerap mendapatkan kesulitan dikarenakan licin, sehingga sulit untuk memegangnya. Agar tekstur licin dapat teratasi maka pergunakanlah garam pada telapak tangan yang gunakan untuk memegang ikan, niscaya rasa licin akan hilang dan tidak kesulitan dalam memegang ikan.

Untuk menghilangkan bau amis pada ikan, gunakan garam dan air jeruk dengan cara membaurkan garam dan air jeruk dan digosok-gosok pada bagian dalam ikan, pasti ikan akan bersih tanpa bau amis.

Kaldu ikan bisa didapatkan dari tulang ikan, agar bau amisnya menghilang, sebelum membuat kaldu terlebih dahulu menggoreng tulang ikannya dengan sedikit minyak agar kaldu ikan tidak terlalu berminyak.(Ndh/Drl)



Berita Terbaru

Pelayat Terus Padati Rumah Orang Tua Olga Syahputra
Beberapa dari mereka adalah tetangga orang tua almarhum, para penggemar, kerabat dan awak media.

Ucapan Belawa Sungkawa dari Para Artis untuk Olga Syahputra
Hastagh #RIPOlgaSyahputra menjadi tren topik dunia atas respon kesedihan para penggemar Olga

Olga Syahputra akan Dimakamkan di Pondok Kelapa
Sang adik, Billy Syahputra, disebut belum bisa banyak bicara karena terpukul oleh duka yang mendalam

Olga Syahputra Meninggal Dunia
RIP Olga Syahputra. Meninggal tadi jam 2 siang waktu Singapura. Semoga Tuhan mengampuni dosa dosa dan kesalahannya.,

Tak Lantik Budi Gunawan, Jokowi Bisa Terjebak Pelanggaran Hukum
"Presiden telah menabrak UU dan putusan pengadilan. Ini identik dengan melakukan kejahatan jabatan (abuse of power),"