|
|
Presiden Harus Fokus Pada Kesejahteraan Rakyat Senin, 08 Februari 2010, 13:41 WIB
Anggota DPR Fraksi Partai Golkar Bambang Soesatyo meminta Presiden Susilo Bambang Yudhoyono fokus menyelesaikan persoalan kesejahteraan masyarakat daripada hanya sibuk membangun citra dan selalu responsif menanggapi kritik dari masyarakat.
'Presiden SBY hendaknya fokus saja memerintah, menegur para menteri yang tidak bekerja keras dalam mengendalikan harga kebutuhan pokok rakyat,' kata Anggota DPR Bambang Soesatyo di Jakarta, Senin (8/2).
Pernyataan Bambang ini diungkapkan saat ditanyakan ramainya pemberitaan terkait pernyataan Presiden soal Kerbau. Presiden SBY di Istana Cipanas justru menanggapi aksi demo 28 Januari lalu yang salah satunya dengan membawa kerbau bertuliskan 'SiBuYa'.
Menurut Bambang jika presiden SBY harus terus sibuk mengeluh atau membangun citra sebagai pihak yang dizolimi, maka derajat keyakinan rakyat terhadap pemerintahannya akan terus merosot.
Merosotnya tingkat keyakinan publik terhadap kapabilitas presiden tersebut, tambah Bambang, akan mendorong masyarakat untuk terus menggunjingkan isu pemakzulan.
'Ini akibatnya, akan membuat suasana hidup kenegaraan kita tidak akan pernah kondusif,' ungkap Bambang.
Selama ini, tambah Bambang, rakyat sudah melihat bahwa presiden reaktif dan responsif jika mendapatkan kritik. Namun justru sangat lamban dalam merespons hal-hal yang berkait dengan kebutuhan atau kepentingan rakyat.
'Misalnya, presiden SBY langsung mengomentari peristiwa unjuk rasa dengan segala muatan pesannya, termasuk masalah kerbau yang dibawa para pendemo. Tetapi, presiden tak pernah merespon sedikit pun atas isu kenaikan harga kebutuhan pokok rakyat,' kata Bambang yang juga anggota Pansus Hak Angket kasus Bank Century tersebut.
Menurut Bambang hal ini akan membuat Presiden SBY dinilai tidak sensitif terhadap aspirasi rakyat dan hanya peduli pada citranya. Padahal, tambahnya saat ini harga kebutuhan pokok rakyat adalah isu strategis, karena menjadi faktor pembentuk asumsi rakyat tentang baik-buruknya kinerja pemerintah.
'Saya sarankan agar Presiden SBY tidak lagi mengomentari isu-isu yang tidak substansif dengan memanfaatkan kapasitasnya sebagai kepala pemerintahan,' kata Bambang. (Cha/At)
TERKAIT :
Nikmati berita terkini di handphone anda http://m.berita8.com |
|