|
|
24 Ribu Wisatawan Kunjungi Pulau Komodo Jum'at, 05 Februari 2010, 12:37 WIB
Hanya dalam kurun waktu dua bulan antara November-Desember 2009, jumlah wisatawan dari berbagai belahan dunia mengunjungi Pulau Komodo, di ujung barat Pulau Flores Nusa Tenggara Timur mencapai 24 ribu wisatawan.
Kunjungan wisatawan ke Pulau Komodo ini untuk melihat dari dekat binatang langka Komodo (varanus comodoensis), selain mengunjungi obyek wisata alam lain di wilayah itu, kata Kepala Dinas Pariwisata Seni dan Budaya Provinsi Nusa Tenggara Timur Ansegerius Takalapeta yang dihubungi dari kabupaten Alor, Jumat (5/2).
Keberadaan Komodo menjadi perhatian luar biasa dan pada November hanya tercatat 7.000 wisatawan yang mengunjungi Pulau Komodo, tetapi pada Desember 2009 terdapat 80 kapal yang menyinggahi pelabuhan di Labuan Bajo dengan membawa wisatawan sebanyak 17 ribu orang.
Menurut dia, jumlah wisatawan yang ke pulau itu mestinya lebih banyak lagi tetapi karena keterbatasan fasilitas penginapan dan armada pesawat dari arah barat Indonesia seperti Bali, Surabaya dan Jakarta ke wilayah itu.
Ia mengatakan belum ada data resmi kunjungan wisatawan selama Januari 2010, tapi dari laporan yang diterima, banyak wisatawan yang menunda perjalanan ke TN Komodo karena belum mendapat kepastian penginapan.
Ada juga wisatawan yang tertunda keberangkatan karena kendala transportasi udara ke wilayah paling barat Pulau Flores itu, kata Takalapeta.
'Saat ini banyak wisatawan yang antri untuk mendapatkan penginapan dan juga penerbangan ke Pulau Komodo,' kata mantan Bupati Alor dua periode ini.
Menurut dia, dari gambaran sementara kunjungan wisatawan ke Pulau Komodo, menunjukkan bahwa ada begitu banyak sekali masyarakat di belahan dunia yang ingin mengunjungi pulau tersebut untuk melihat langsung binatang Komodo.
Karena itu, tidak ada alasan bagi pemerintah dan rakyat Indonesia untuk tidak memberikan dukungan terhadap penetapan TN Komodo sebagai salah satu dari tujuh keajaiban dunia.
Komodo baru masuk nominasi saja sudah begitu banyak menyedot perhatian dunia, apalagi setelah ditetapkan sebagai salah satu dari tujuh keajaiban dunia. Pasti orang-orang dari seluruh dunia ingin ke Pulau Komodo,' katanya.
Kalau Komodo ditetapkan, efek ekonominya sangat besar dan itu tidak hanya untuk pemerintah dan rakyat Nusa Tenggara Timur tetapi seluruh rakyat Indonesia akan memperoleh manfaatnya. (Mr/Cq/At
Nikmati berita terkini di handphone anda http://m.berita8.com |
|