Berita8
  
twitter.com/berita8.com
Gumelar
Bookmark and Share

Gara-gara Komentar Rasis di Blog-nya, Blogger Singapura Ditangkap
Sabtu, 24 Mei 2008, 13:39 WIB

Negara Singapura terdiri dari mayoritas etnis Tionghoa (77,3%), etnis Melayu yang merupakan penduduk asli (14,1%), dan etnis India (7,3%), dan etnis lainnya (1,3%). Tahun 1964, meletus kerusuhan rasila di Singapura. Ketegangan antara komunitas Chinese dan Melayu pernah dua kali berbuntut kerusuhan yang menewaskan 36 jiwa dan ratusan terluka.

Oleh karena itu, guna alasan yang lebih bersifat historis, pemerintah melakukan tindakan tegas terhadap komentar-komentar yang akan membangun ketegangan antar etnis di negara yang mayoritas menganut agama Buddha ini.

Pada 20 Mei 2008 lalu, gara-gara memberikan komentar rasis pada blog miliknya, Seorang pria (24) ditangkap oleh aparat kepolisian setempat.

Menurut kepolisian Singapura (Singapore Police Force), pria tersebut, yang tidak sebutkan namanya, ditangkap oleh pihak kepolisian yang menerima dua keluhan mengenai komentar yang berbau rasisme pada blog milik dirinya. Dan, blog tersebut juga tak dapat diidentifikasi.

Selain itu, Polisi juga menganggap peristiwa ini merupakan tindakan yang serius pada masyarakat multi-ras seperti di Singapura. Maka, aparat kepolsian akan mengambil tindakan yang diperlukan untuk melacak pelakunya.

Seperti diketahui, dalam hukum Singapura, seorang yang membuat komentar 'Dengan maksud untuk melukai agama atau ras orang lain' akan dikenakan hukuman kurungan maksimal tiga tahun dan denda.

Seperti diwartakan media lokal setempat, komentar pria yang ditangkap ditujukan pada sesama penumpang dalam sebuah gerbong kereta di Singapura.

Berikut petikan komentar dari pria tersebut (blogger-red); Di situlah ia duduk, tidak peduli dengan lingkungan sekitarnya, berbau badan seperti belum mandi selama beberapa tahun dan mengenakan pakaian yang sangat kotor.

Kemudian, blogger berumur 24 tahun itu, menuliskan berbagai komentar menyinggung ras penumpang tersebut. Namun, isi tentang penumpang yang disinggung dalam blog-nya, termasuk ras, tidak dipublikasikan, dan pria tersebut akhirnya meminta maaf secara online.(pcword.com/Fz)





Nikmati berita terkini di handphone anda http://m.berita8.com