TRAVEL SOSIAL PENDIDIKAN GAYA HIDUP BERITA ANDA KONGKOW METRO ROAD TO GERMANY

SOSIAL

Jumat, 22/01/2016, 11:19
Ajaran Gafatar Dianggap Menyimpang, MUI Diminta Keluarkan Fatwa

SOSIAL gafatar, MUI, sesat, Al Qiyadah Al Islamiyah.
 

ajaran-gafatar-dianggap-menyimpang-mui-diminta-keluarkan-fatwa (ilustrasi)
BERITA TERKAIT
 
Majelis Ulama Indonesia (MUI), diminta untuk segera mengeluarkan fatwa tentang ajaran organisasi Gerakan Fajar Nusantara (Gafatar) yang dinilai telah menyimpang dari agam Islam.

Tim Pengawasan Aliran dan Kepercayaan dalam Masyarakat (Pakem) menilai, Gafatar yang berkedok sebagai organisasi sosial ini merupakan wujud baru dari organisasi terlarang bernama Komunitas Millah Abraham (Komar).

Jaksa Agung Muda Intelijen (Jam Intel) Kejaksaan Agung, Adi Toegarisman menjelaskan, Komunitas Millah Abraham merupakan metamorfosis dari organisasi Al Qiyadah Al Islamiyah.

Ajaran Millah Abraham juga memercayai Ahmad Moshaddeq adalah Al-Masih Al'Maw'ud, mesias yang dijanjikan untuk umat penganut ajaran Ibrahim atau Abraham meliputi Islam (bani Ismail) dan Kristen (bani Ishaq), menggantikan Nabi Muhammad SAW.

"Dari kesimpulan (Tim Pakem) itu ada indikasi penyimpangan. Ini menuju peringatan formil," ujar Adi, saat jumpa pers, di Kejakgung, Kamis (21/1).
 
Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) dalam siaran persnya, Jumat (22/1), mengatakan telah menerima rekomendasi dari Tim Pakem tentang penyimpangan ajaran Gafatar.

Mendagri Tjahjo Kumolo mengimbau agar masyarakat tidak melakukan tindakan anarkis yang melanggar hukum terhadap pengikut Gafatar.

"Masyarakat diimbau untuk tidak melakukan perbuatan anarkis dan atau tindakan sewenang-wenang yang melanggar hukum kepada pengikut Gafatar," ucap Tjahjo. (ans/aef)
 

Berita Terbaru

Vettel Juara GP Australia
"Hari ini sangat indah. Terima kasih semuanya,"

Polres Jakbar Telusuri Kasus Narkoba Ridho Rhoma
Saat digeledah di mobilnya kami temukan satu paket shabu seberat 0,76 gram

Susanto, Pemilik 30 Kilogram Shabu Dituntut Mati
Pekerjaan terdakwa, termasuk jaringan Internasional (antar Negara) dan bertentangan dengan program pemerintah Indonesia

Jamu Valencia, Peluang Barca Raih Poin Penuh
Kemenangan jadi kewajiban untuk kami, guna menjaga potensi untuk menelikung Madrid di klasemen

Menerima Shabu 500 Gram, Juwita Divonis Penjara 12 Tahun
"Terima kasih Bapak Hakim. Saya menerima putusan 12 tahun penjara ini,"