EKONOMI

Kamis, 15/08/2013, 23:30
Besaran UMP 2014 Berpatokan Pada Angka Inflasi

EKONOMI Apindo, Buruh, UMP 2014
 

besaran-ump-2014-berpatokan-pada-angka-inflasi
BERITA TERKAIT
 
Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) dan Serikat Buruh menyepakati besaran kenaikan UMP 2014 nanti, berdasarkan pada angka inflasi.

"Percuma kalau upah naik, dulunya bisa beli 15 dus mie instan tapi sekarang hanya bisa beli 10 dus, kami maunya kenaikan upah itu secara riil," kata Presiden Serikat Buruh Sejahtera Indonesia (KSBSI)  Mudhofir, Kamis (15/8), usai bertemu dengan Menteri Perindustrian MS Hidayat.

KBSI dan Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) serta Apindo, menemui Menperin MS Hidayat untuk membicarakan perubahan upah minimum provinsi (UMP) tahun 2014.

Dalam pertemuan itu Apindo, KBSI dan KSPI sepakat untuk akan duduk bersama membicarakan perubahan UMP 2014 nanti.

"Pak Menteri menyampaikan agar kami bekerja sama menemukan jalan keluarnya seperti apa," kata Ketua Umum Apindo, Sofjan Wanandi.

Sementara Presiden KSBSI Mudhofir dan Presiden KSPSI Andi Gani Nena Wea sepakat akan bersikap terbuka terhadap perundingan bipartit mengenai UMP 2014.

"Pertumbuhan ekonomi ke depan diperkirakan turun, oleh sebab itu kita harus membicarakan bagaimana baiknya agar investasi tetap tumbuh sehingga kebutuhan akan tenaga kerja tetap tinggi," kata Presiden KSPSI Andi Gani Nena Wea.

Serikat buruh berjanji akan mengedepankan kepentingan bersama dan mengesampingkan ego pada saat perundingan nanti. (ans/aef)


Belum Ada Komentar Buat Berita Ini

Kirim Komentar Anda


Komentar

Berita Terbaru

Wagub DKI Siapkan Pengganti Kadisorda
Wakil Gubernur DKI Jakarta, Djarot Saiful Hidajat, segera menyiapkan pengganti Kepala Dinas Olahraga dan Pemuda (Kadisorda) DKI Jakarta, Zainal Soelaiman.

Inilah Prediksi Indonesia vs Korea Selatan
Korea Selatan (Korsel) akan berhadapan dengan Indonesia dalam laga Grup H babak Kualifikasi Piala AFC U-23 yang digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan

Rupiah Bergerak ke Rp13.068 per dolar AS
Nilai tukar rupiah dalam transaksi antarbank di Jakarta pada Selasa (31/3/2015) pagi bergerak naik tujuh poin dari posisi terakhir kemarin menjadi Rp13.068 per dolar AS.

Ahok Undang Dewan Bahas APBD dengan Kemendagri
Pemprov DKI Jakarta akan mengadakan rapat bersama Kementerian Dalam Negeri untuk membahas evaluasi mengenai Kebijakan Umum APBD dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) 2015 yang telah dikirimkan pada Selasa (24/3) lalu.

Rupiah Senin Pagi Menguat
Nilai tukar rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta, Senin (30/3/2015) pagi, bergerak menguat tipis sebesar sembilan poin menjadi Rp13.056 dibandingkan sebelumnya di posisi Rp13.065 per dolar AS.