SOSIAL

Rabu, 05/06/2013, 22:34
Pemerintah Bakal Luncurkan Kartu Perlindungan Sosial

SOSIAL KPS, Agung Laksono
 

pemerintah-bakal-luncurkan-kartu-perlindungan-sosial
BERITA TERKAIT
 
Pemerintah berencana akan meluncurkan kartu perlindungan sosial (KPS) untuk 15,5 juta rumah tangga miskin dan rentan di Indonesia.

Menurut Menteri Koordinator bidang Kesejahteraan Rakyat (Menkokesra) Agung Laksono, KPS ini akan digunakan sebagai penanda rumah tangga miskin dan rentan serta dapat digunakan untuk mendapatkan manfaat program perlindungan sosial.

"Program perlindungan sosial diantaranya program subsidi beras bagi masyarakat berpendapatan rendah atau yang dikenal sebagi program raskin," ujar Agung, Rabu (5/6) di Jakarta.

Peluncuran KPS, kata Agung, merupakan upaya perbaikan pelaksanaan program perlindungan sosial agar penerima manfaat dari program tersebut lebih tepat sasaran dan benar-benar hanya diterima oleh mereka yang berhak.

"KPS akan dikirimkan oleh PT Pos Indonesia langsung ke alamat rumah tangga penerima," katanya.

KPS itu memuat informasi nama kepala rumah tangga, nama pasangan kepala rumah tangga, nama anggota rumah tangga lain, alamat rumah tangga, nomor kartu keluarga, dilengkapi kode batang (barcode) beserta nomor identitas KPS yang unik sehingga lebih aman dan tidak dapat digandakan.

Sebagai penanda rumah tangga miskin, pemegang KPS berhak mendapatkan program raskin dan juga nantinya program perlindungan sosial lain yang termasuk dalam program perluasan dan percepatan perlindungan sosial dan program kompensask khusus yang saat ini diusulkan pemerintah melalui APBN-P 2013 dan sedang dibahas oleh DPR. (ans/ant)


Berita Terbaru

5 Cara Merawat Pakaian Dalam dengan Baik dan Benar
Ketika mencuci pakaian, sebaiknya pisahkan antara pakaian dalam dengan pakaian biasa.

120 Ribu Buruh Jabodetabek Akan Padati Jalan Jakarta
Puncak perayaan May Day di Jakarta akan digelar di Stadion Gelora Bung Karno.

Legenda Sepakbola Dunia Bakal Unjuk Kebolehan di GBK
"Bintang dunia yang kami hadirkan memang sudah pensiun, tapi mereka masih fresh from the open."

Hingga 17 April, 167 Buronan Ditangkap Kejaksaan
44 orang buronan berhasil diamankan pada 2014.

Mahasiswa ITB Demo Tolak Politisisasi Kampus
Spanduk bertuliskan "Kampus Netral Harga Mati", "Turut Berduka Cita Atas Politisasi ITB",