KORUPSI

Jumat, 01/02/2013, 21:06
Dinilai Janggal, Kuasa Hukum LHI Ajukan Penangguhan Penahanan

KORUPSI PKS
 

kuasa-hukum-lutfhi-hasan-ajukan-penangguhan Mantqan Presiden PKS Lutfi Hasan Ishaq bersama. (berita8/A Fattah)
BERITA TERKAIT
 
Karena dinilai ada kejanggalan atas penangkapan dan penahanan LHI, Kuasa hukum Luthfi Hasan Ishaaq (LHI), Zainudin Paru mengatakan berencana mengajukan surat penangguhan penahanan kliennya kepada Komisi Pemberantasan Korupsi.

"Kami juga akan berencana mengajukan surat keberatan atas proses hukum yang diterapkan KPK terhadap klien kami yang terkesan terburu-buru," kata Zainudin di Jakarta, Jumat (1/2).

Dia menilai rentetan proses hukum yang dilakukan KPK kepada LHI sangat cepat dan terkesan dikejar target. Karena dia membandingkan dengan kasus hukum yang melibatkan menteri yang tidak langsung ditahan setelah penetapan tersangka.

"Kami melihat mulai dari penangkapan tersangka kemudian penangkapan sampai dengan penahanan saya harus mengatakan ini ada anomali dalam proses terhadap Pak Luthfi yang dilakukan oleh KPK," ujarnya.

Menurut dia, upaya pemberantasan korupsi yang dilakukan KPK harus didukung penuh. Namun dia menegaskan, dalam prosesnya jangan sampai menyalahi prosedur yang ada.

"Artinya ada sesuatu yang aneh karena KPK terkesan dikejar oleh waktu. Dikejar oleh target. Apa sih yang sebenarnya terjadi dan siapa yang mengejar itu," katanya.

Zainudin juga mempertanyakan tidak hadirnya pimpinan KPK dalam setiap pengumuman proses hukum terhadap kliennya. Menurut dia berdasarkan pengalaman yang ada, pengumuman seorang tersangka minimal dilakukan pimpinan KPK

"Tapi ini dari hari pertama sampai penahanan hanya juru bicara KPK Johan Budi yang menyampaikan kemana komisioner itu," katanya.

Dalam kasus dugaan suap impor daging sapi itu, KPK telah menetapkan empat orang sebagai tersangka yaitu Presiden PKS yang juga anggota Komisi I DPR Luthfi Hasan Ishaaq, dua direktur PT Indoguna Utama yaitu Juard Effendi dan Arya Abdi Effendi, serta orang dekat Lutfi, Ahmad Fathanah.

Keempat tersangka sudah resmi ditahan KPK ditempat berbeda. Juard Effendi ditahan di Rutan Salemba, Arya Arbi Effendi di Rutan Cipinang, Ahmad Fathanah di Rutan KPK, dan Luthfi Hasan Ishaaq di Rutan KPK Cabang Guntur.
(abd/at)

Berita Terbaru

Real Madrid Masih Berjaya di Puncak Klasemen
Hasil-hasil pertandingan dan klasemen Liga Spanyol pada Minggu (23/11/2014):

Hari Ini, Ahok Teken Pergub Kenaikan Tarif Angkot
Sekda DKI Jakarta, Saefullah, mengaku menyetujui usulan kenaikan tarif hasil kesepakatan dari Dinas Perhubungan, Organisasi Angkutan Daerah (Organda), dan Dewan Transportasi Kota Jakarta.

Pengamat: HM Prasetyo Mesti Berani Restorasi Kejaksaan
"Jika dia tak mampu melakukan perubahan dalam pemberantasan korupsi, lebih baik kejaksaan tanpa Jaksa Agung."

Waspada! 21 Persen Makanan di Jakarta Tidak Layak Konsumsi
Kepala BBPOM DKI, Dewi Prawitasari mengatakan,perngecekan terhadap 31 pasar itu dilakukan sejak Januari hingga Oktober 2014.

Timnas Indonesia Siap 100 Persen
Jumat petang Firman Utina dan kawan-kawan hanya melakukan latihan ringan selama satu jam.