SOSIAL

Rabu, 16/01/2013, 21:03
Korban Banjir di Bekasi Mulai Terserang Penyakit

SOSIAL Banjir Bekasi
 

korban-banjir-di-bekasi-mulai-terserang-penyakit Ilustrasi/dok
BERITA TERKAIT
 
Pengungsi banjir akibat meluapnya Kali Bekasi di Margajaya, Bekasi Selatan, Kota Bekasi, Jawa Barat, mulai terserang penyakit kulit dan flu.

"Ini gara-gara tidak pakai sepatu boot saat air mulai naik. Boro-boro terpikir pakai boot, yang ada di pikiran hanyalah menyelamatkan diri dan coba mengamankan barang-barang," ujar Sulasih (44), warga RT05 RW01, Margajaya, Rabu (16/1).

Kedua telapak kaki ibu dua anak itu tampak melepuh dan pecah-pecah dengan warna kulit pucat akibat lama terendam air sejak awal banjir, Selasa (15/1).

Menurut dia, telapak kaki yang baru semalam terkena luapan air bercampur lumpur serta berbagai kotoran itu terasa sangat gatal dan perih.

"Sekarang ini kalau saya jalan mulai terasa sakit dan gatal. Kalau digaruk kulitnya bisa terangkat," katanya.

Keluhan penyakit juga disampaikan pengungsi lainnya, Dewi (32).

"Rizki, anak bungsu saya yang baru berusia enam bulan mulai terserang demam. Waktu masih di kandungan, dia sudah mengalami banjir. Sekarang setelah lahir, kembali kebanjiran. Mana mulai panas pula," katanya.

Kepala Puskesmas Margajaya Annida Novita mengatakan, mayoritas penyakit yang dikeluhkan pengungsi ialah kutu air, batuk, panas, pusing, diare, masuk angin, dan pegal-pegal.

"Wajar saja penyakit tersebut muncul, karena tempat pengungsian jauh dari layak apalagi nyaman. Mereka hanya tidur beralaskan tikar di lantai tanpa adanya selimut yang memadai untuk menahan udara dingin," katanya.

Untuk menangani berbagai penyakit tersebut, Puskesmas keliling yang disiagakan di lokasi pengungsian telah menyediakan obat-obatan.

"Stok obat-obatan siap ditambah sewaktu-waktu sesuai kebutuhan," katanya. (aef/an)

Berita Terbaru

APBD Perubahan DKI Gunakan Pergub
APBD Perubahan yang juga menggunakan payung hukum Pergub

Sosok Ketua PSSI Baru Harus Ngerti Sepak Bola
Dalam konggres Luar Biasa PSSI di Surabaya 18 April 2015, sambungnya, harus bisa menghasilkan pemimpin yang bisa menyatukan seluruh persepakbolaan Indonesia

Satu dari Empat Korban Bom Tanah Abang Meninggal
"Korban meninggal karena mengalami infeksi yang luas pada sekujur tubuhnya,"

Pedagang Batu Akik Tewas Akibat Asap Obat Nyamuk
"Mereka itu memang tidur di dalam mobil setiap hari. Mereka sudah tiga bulan berdagang batu di pinggir jalan ini. Waktu "

DKI Tunggu UU soal Perda Miras
Selama ini, peredarannya masih diatur menggunakan Peraturan Presiden (Perpres) dan Peraturan Menteri (Permen).