HUKRIM

Senin, 20/02/2012, 18:38
Supir Angkot Jual Gadis Remaja Jadi PSK

HUKRIM PSK
 

supir-angkot-jual-gadis-remaja-jadi-psk IST
 
Seorang ibu rumah tangga, Ag melaporkan seorang supir mikrolet, Ucok dan Wawan ke Polda Metro Jaya, karena diduga menjual tiga orang gadis berusia remaja, yakni FN(15), DS (16) dan RS(16) kepada seseorang di Kalijodo, Jakarta Barat.

"Putri saya (FN) pamit mau kerja. Terus tidak pulang ke rumah selama seminggu, dan ada temannya bilang (FN) dijual supir mikrolet," kata Ag usai membuat laporan di Sentra Pelayanan Kepolisian (SPK) Polda Metro Jaya, Senin (20/2/2012).

Ag mengatakan FN keluar rumah sejak Senin (4/2) dengan alasan akan bekerja, kemudian pulang kembali ke rumah, Minggu (13/2).

Ag menyebutkan ketiga gadis di bawah usia itu, biasa mencari uang dengan mengamen di sekitar Kampung Melayu, Jakarta Timur.

Setelah tidak ada kabar, Ag mendapatkan informasi bahwa putrinya itu bekerja sebagai pekerja seks di sebuah kafe di kawasan Kali Jodo, Tambora, Jakarta Barat.

Pengacara Ag, Zamzamir menjelaskan kliennya melaporkan supir M-01 jurusan Kampung Melayu-Senen, Ucok dan Wawan berdasarkan nomor : LP TBL/587/II/2012/PMJ/Ditreskrimum dengan Pasal 332 KUHP tentang perdagangan orang.

Zamzamir mengungkapkan kejadian berawal saat para korban mengamen di wilayah Kampung Melayu, selanjutnya Ucok dan Wawan menawarkan ketiganya untuk bekerja di Kalibata, Jakarta Selatan.

"Korban mau, tapi berputar-putar menumpang angkot ternyata dibawa ke Kalijodo," ujar Zamzamir.

Berdasarkan pengakuan, korban dipaksa melayani pria dewasa dengan imbalan sebesar Rp150.000 sekali menemani satu tamu.

Korban FN mengaku sempat melayani tamu sebanyak dua kali selama sepekan di kafe kawasan Kalijodo tersebut.

Zamzamir mengungkapkan pelaku sempat meminta uang tebusan kepada orang tua korban sebesar Rp200.000 ditambah satu unit telepon selular kepada orang tua korban. (Fat/An)

Belum Ada Komentar Buat Berita Ini

Kirim Komentar Anda


Komentar

Berita Terbaru

Liverpool Siap Tuntaskan Dendam
"Laga di Anfield akan menjadi pertandingan yang berbeda setelah kekecewaan yang kami rasakan di El Madrigal,"

Menaker: Jangan Identikkan May Day dengan Demo
"Polda tidak perlu menghadang kami. apalagi larangan. Karena, ini acara biasa-biasa saja,"

Peringati Hari Buruh dengan Hal Positif
"Para buruh untuk memperingati May Day mendingan banyak berdoa, agar diberikan keselamatan dan kesejahteraan,"

Pertemuan Perdana Atletico Madrid v Bayern Munchen
Sejauh ini di Liga Champions, tim asuhan Diego Simeone Atletico ini hanya kecolongan lima gol

Liga Champions, Menguji Konsistensi Manchester City
Bagi Man City ini adalah semi finalis pertamanya dalam sepanjang sejarah