SOSIAL

Senin, 28/11/2011, 00:07
Terancam Dibunuh, Mantan PM Libya Tetap Mendekam di Penjara

SOSIAL Libya
 

terancam-dibunuh-mantan-pm-libya-tetap-mendekam-di-penjara
 
Mantan Perdana Menteri Libya Baghdadi al-Mahmudi Jumat gagal muncul di satu sidang pengadilan di Tunisia untuk menghadapi perintah ekstradisi setelah menjadi target ancaman pembunuhan, kata pengacaranya.

"Tuan Mahmudi telah menerima ancaman pembunuhan tertulis, dari Libya, dan meminta pihak yang berwenang pengadilan untuk tidak meninggalkan Mornaguia ", satu penjara dekat Tunis di mana dia ditahan, kata pengacaranya Mabrouk Kourchid kepada AFP.

Pengadilan, menolak untuk membatalkan putusan sebelumnya, menyetujui permintaan Libya untuk mengekstradisi Mahmudi, yang telah berjuang melawan keputusan itu atas dasar bahwa ia telah resmi mengajukan status pengungsi.

Keputusan, yang secara luas diperkirakan, Mahmudi dibiarkan tidak melalui jalur hukum karena ekstradisi hanya dapat terjadi setelah presiden Tunisia menyetujuinya.

Mahmudi, 70 tahun adalah perdana menteri hingga hari terakhir rezim Pemimpin Libya Muamar Gaddafi terguling, ditangkap pada 21 September di perbatasan Tunisia barat daya dengan Aljazair dan dipenjara karena masuk secara ilegal.

Amnesti Internasional pada awal bulan ini mendesak Tunisia untuk tidak mengekstradisi Mahmudi, dan mengatakan bahwa ia dipertaruhkan menjadi subjek "pelanggaran berat hak asasi manusia".  (Aef/An)

Berita Terbaru

KJP per-Siswa di Jakarta Akan Ditambah Tahun Depan
Saat ini Dinas Pendidikan DKI Jakarta tengah menghitung kenaikan besaran nilai yang akan diberikan kepada siswa ibu kota yang membutuhkan bantuan tersebut.

Madrid Menang Atas Basel 1-0
Meski kalah, Basel masih dapat lolos ke putaran 16 besar jika mereka menghindari kekalahan dari tuan rumah Liverpool pada pertandingan terakhirnya.

Tahun Depan, Pencairan KJP Gunakan E-Money
Dengan sistem itu, siswa tidak lagi mencairkan uang lewat ATM, tapi tinggal mendebet di mana pun ia membeli keperluan sekolah.

Angka Kekerasan Terhadap Anak di Jaktim Tinggi
Yakni 94 kasus kekerasan fisik, 12 kasus kekerasan psikis dan 459 kasus kekerasan seksual.

Jokowi Sambangi Kampung Nelayan Bengkulu
Presiden Joko Widodo mengunjungi kampung nelayan hingga pasar tradisional di Kota Bengkulu, Rabu (26/11/2014).