SOSIAL

Senin, 20/06/2011, 13:03
Polda Metro Gelar Razia Simbol DPR, Polri dan TNI

SOSIAL polisi razia
 

polda-metro-gelar-razia-simbol-dpr-polri-dan-tni-
 
Maraknya penggunaan simbol instansi DPR, Polri dan TNI oleh masyarakat pengguna kendaraan pribadi, mendorong Ditlantas Polda Metro Jaya untuk menggelar razia khusus.

Dibantu provost dan Puspom TNI, Polda Metro Jaya bakal menertibkan penggunaan simbol negara di kendaraan pribadi yang digunakan masyarakat umum.

''Penggunaan simbol itu sudah masuk dalam kategori melanggar dan harus ditertibkan," ujar Kepala Subdit Penegakkan Hukum Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya AKBP Sudarmanto, Senin (20/6/2011).

Menurut AKBP Sudharmanto, penggunaan simbol tersebut tidak sesuai dengan ketentuan UU Lalu Lintas No 22 Tahun 2009 tentang lalu lintas dan angkutan jalan.

"Meskipun mobil tersebut milik anggota, tetap tidak diperbolehkan karena jelas itu sebagai upaya pelecehan dengan memasang simbol-simbol Tribrata di pelat nomor kendaraan. Itu simbol kehormatan tidak sepatutnya ditempatkan di situ," kata AKBP Sudharmanto.

Pekan lalu, kata AKBP Sudharmanto, polisi sudah melakukan penindakan terhadap 20 mobil.

'' Hari ini ada lima mobil yang ditertibkan di kawasan Kalibata dan Pancoran karena menggunakan lambang Tribrata dan DPR," ujar AKBP Sudharmanto.

Kendati dianggap melanggar peraturan, namun polisi baru sebatas melakukan peneguran dan himbauan agar melepas simbol tersebut.

Berdasarkan hasil razia, pengendara motor mengaku memasang simbol-simbol negara tersebut hanya untuk menghindari penindakan bila melanggar peraturan lalu lintas di jalan raya. (ans/bam)

Berita Terbaru

Terdakwa Penipuan Divonis 18 Bulan, JPU Banding
"Kami nyatakan banding ke Pengadilan Tinggi DKI,"

Dua Rumah Warga Tertimpa Pesawat Latih TNI AU
Sebelum jatuh menukik ke kawasan padat penduduk, pesawat sempat berputar dan mengeluarkan asap hitam.

Jokowi: Pers Jangan Terjebak Membuat Berita Sensasional
''Bayangkan ada berita judulnya 'Indonesia diprediksi akan hancur,"

28 Kilogram Sabu Dimusnahkan BNN
"Dari seluruh kasus itu juga, kami meringkus delapan pelaku,"

Besok, Ahok Bersaksi di Pengadilan Tipikor
"Saya memang diminta jaksa menjadi saksi yang memberatkan,"